Inspirasi Film Pemandi Jenazah, Profesi Sakral yang Ingatkan Kematian
3 mins read

Inspirasi Film Pemandi Jenazah, Profesi Sakral yang Ingatkan Kematian

Film horor yang menjadi pembuka di 2024, Pemandi Jenazah, merupkan film yang terinspirasi berasal dari cerita nyata kisah pemandi jenazah. Diproduksi oleh Visual Media Studio (VMS), film besutan Hadrah Daeng Ratu yang naskahnya ditulis oleh Lele Laila itu tayang terhadap 22 Februari 2024 di bioskop.Baru saja merilis poster dan trailer resmi, VMS menghadirkan Pemandi Jenazah sebagai film perdananya. Menurut produser, Salu Samtani, mereka yakin diri menyuguhkan film ini sebab ceritanya relevan bersama seluruh manusia.

Diangkat berasal dari Kisah Nyata, VMS Rilis Poster dan Trailer Film Pemandi Jenazah

Jajaran kru juga mengaku sudah buat persiapan workshop bikin para pemain bersama mengumpulkan mereka untuk ngobrol bersama narasumber, yakni pemandi jenazah aslinya. Tak cuma sakral, film yang mengisahkan profesi sebagai pemandi jenazah itu juga menyimpan banyak cerita tersendiri.Lele selaku penulis skenario jadi cocok bersama film sebab menyukai ceritanya. Dia juga memberi tambahan hal-hal baru agar cerita makin lama hidup. “Saya senang sekali kala diajak nulis Pemandi Jenazah. Kalau cuma setan-setan aku mikir sebagian kali lagi. Akhirnya kala itu mikir keras apa yang bedain rasa takutnya di film ini, seram banget sih.”

Hadrah selaku sutradara mengatakan bahwa film ini dibangun bersama kultur Sbobet Login pemandian mayat dalam tata cara Islam. Sebab, dalam Islam, orang yang meninggal ada dua cara, yakni husnul khotimah (meninggal bersama cara baik) dan su’ul khotimah (kematian yang buruk). “Seorang pemandi jenazah penting untuk bersihkan jenazah kala hendak menemui Tuhan. Ini adalah pekerjaan yang terlalu mulia tetapi juga mengerikan. Akan ada banyak surprise,” kata Hadrah.

Inspirasi Film Pemandi Jenazah

Sang sutradara mengaku bahwa cerita ini sudah ada berasal dari produser, Tony, “Ide cerita awalnya langsung berasal dari Pak Tony. Saya mampir sudah bersama sinospis ini. Saya yakin ada banyak kisah yang berlainan berasal dari para pemandi jenazah. Cerita ini berdasarkan berasal dari kisah-kisah yang mereka ceritakan, itu yang menariknya di sini.”

“Pengalaman pribadi, kala ke rumah teman, ada kematian dan pemandi jenazah. Kenapa tidak pernah ada orang yang angkat soal pemandi jenazah? Karena ini pekerjaan sakral, mulia, dan dia yang lihat orang itu di suasana terakhirnya,” tutur Tony.

Baca Juga: https://www.carestockroom.com/kesal-dinilai-gaya-busananya-ivan-gunawan-akui-salah-panggung-pilih-mundur/

Terlebih, kisahnya tak cuma bercerita soal horor, tetapi ada luka dan kehilangan lumayan dalam yang dialami setiap tokoh. Begitu menurut pernyataan Hadrah Daeng Ratu. “Terus terang aku syuting ini pernah baru bapak aku meninggal. Semua yang aku menghadapi di workshop aku aplikasikan bikin kehidupan saya, bagaimana menghadapi kehilangan, luka, sedih yang terlalu dalam di film ini. Para pemandi jenazah juga merasakan emosi berasal dari keluarga.”

Aghniny Haque juga mendengar cerita berasal dari para pemandi jenazah bahwa mereka sudah lakukan profesi tersebut selama dua puluh tahun lebih. Ada yang memulainya berasal dari mimpi, tetapi ada juga yang mengambilnya walau berat bersama yakin bahwa itu dapat menjadi amalannya.