2 mins read

Kasus Korupsi Timah, Kejagung Tegaskan Sandra Dewi Masih Berstatus Saksi

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menegaskan status istri dari tersangka Harvey Moeis, Sandra Dewi masih sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi tata niaga komoditi timah di wilayah IUP PT Timah periode 2015-2022.

Hal itu menyusul kabar yang disebarkan akun media X @opposite6892, dengan menyebut apabila Sandra Dewi sudah menjadi tersangka dalam kasus korupsi Timah menyusul suaminya Harvey Moeis.

“Belum ada pernyataan resmi dari penyidik dalam penetapan tersangka yang bersangkutan. Artinya hingga ketika ini masih status yang bersangkutan sebagai saksi,” kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana ketika dihubungi Rabu (5/6/2024).

Ketut mengimbau supaya masyarakat lebih jeli dalam menerima kabar, dengan menentukan sumber slot server thailand super gacor yang kredibel. Agar tak mudah percaya kepada kabar yang tersebar di media sosial.

“Jika apabila nanti ada perubahan status kepada yang bersangkutan pasti akan kami infokan. iya (Masih saksi), tadi kan udah ngomong hingga ketika ini statusnya masih saksi,” ujarnya.

Adapun menurut catatan merdeka.com, diketahui sempurna Sandra Dewi istri dari tersangka Harvey Moeis sudah diperiksa sebanyak dua kali. Tepatnya pemeriksaan pertama pada Kamis (4/4) lalu, dan kedua Rabu (15/6) kemarin.

Kerugian Negara Capai Rp300 Triliun
Untuk diketahui, dalam kasus ini sudah diketahui hasil audit dari institusi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kepada kasus hal yang demikian, dari hasil awal Rp271 triliun menjadi Rp300,003 triliun

Kemudian untuk kasus ini, sempurna tersangka masih 21 tersangka yang diatur Kejagung. Mereka diduga saling bekerjasama dalam pengerjaan melakukan bisnis timah ilegal, berikut namanya;

1.Direktur Utama (Dirut) PT Timah Tbk 2016-2021, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (MRPT)

2.Direktur Keuangan PT Timah Tbk 2018 Emil Ermindra (EE)

3.Eks Direktur operasional PT Timah Tbk. Alwin Albar (ALW)

4.Komisaris PT Stanindo Inti Perkasa, Suwito Gunawan (SG)

5.Direktur PT Stanindo Inti Perkasa, MB Gunawan (MBG)

6.Dirut CV Venus Inti Perkasa (VIP), Hasan Tjhie (HT)

7.Eks Komisaris CV VIP Kwang Yung alias Buyung (BY)

8.Dirut PT SBS, Robert Indarto (RI)

9.Pemilik manfaat atau benefit official ownership CV VIP, Tamron alias Aon (TN)

10.Manager operational CV VIP, Achmad Albani (AA)

11.Dirut PT Refined Bangka Tin (RBT), Suparta (SP)

12.Direktur Pengembangan PT RBT, Reza Andriansyah (RA)

13.General Manager PT Tinindo Inter Nusa (TIN), Rosalina (RL)

14.Manager PT Quantum Skyline Exchange (QSE), Helena Lim (HLN)

15.Pihak Swasta, Toni Tamsil

16.Harvey Moeis (HM) sebagai perpanjangan tangan dari PT RBT

17.Hendry Lie (HL) beneficiary owner

18.Fandy Lingga (FL) sebagai marketing PT Tinindo Internusa (TIN)

19.SW selaku Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2015–2019

20.BN sebagai Plt Kadis ESDM Bangka Belitung pada 2019

21.AS selaku Plt Kadis ESDM Bangka Belitung

22.BGA (Bambang Gatot Ariyono) selaku eks Dirjen Minerba Kementerian ESDM periode 2015-2022.