2 mins read

Masayu Anastasia Interaksi dengan Ular Piton hingga Sanca di Film Paku Tanah Jawa

Jakarta Semester pertama 2024 ditandai dengan kembalinya Masayu Anastasia ke layar lebar lewat Paku Tanah Jawa karya sineas Bambang Drias. Film ini akan menghantui bioskop mulai 6 Juni 2024.

Poster legal film Paku Tanah Jawa memperlihatkan Masayu Anastasia dililit sejumlah ular. Sang qris slot artis wanita menjanjikan adegan seram ini akan muncul dalam film dan siap menguji nyali penonton.

“Itu ular piton, sanca yang bantet saja telah berat. Kebayang di lokasi syuting pakai yang gede dan banyak sekali,” kata Masayu Anastasia lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz, Sabtu (11/5/2024).

Demi menghidupkan karakter sinden bernama Handini, ia menjalankan pendekatan dengan banyak ular termasuk mempelajari tata cara memegang hewat melata hal yang demikian.

Ningrum dan Handini
Paku Tanah Jawa yang diproduksi Loop Entertainment (Indonesia) dan Armani Entertainment (Malaysia) mengisahkan Ningrum yang diamati negatif warga sekitar sebab ibunya, Handini, diisukan punya banyak pria sebagai prasyarat pesugihan.

Kematian sahabat dekat Handini, membuatnya makin terpojok. “Hidup Ningrum makin tidak hening setelah lelaki yang diam-diam dicintainya, adalah Jalu terjebak menjadi tumbal baru Handini. Ningrum seharusnya melawan banyak teror gaib,” Masayu Anastasia menyambung.

Gunung Tidar dan Pulau Jawa
Suatu hari Ningrum minta bantuan kiai yang memberinya tombak sakti untuk memusnahkan ilmu hitam. Bambang Drias menjelaskan, Paku Tanah Jawa terkait dengan Gunung Tidar yang selama ini dianggap keramat masyarakat Jawa.

“Selama ini Gunung Tidar dipercaya sebagai pusat tenaga dan kesaktian di Jawa. Dari situ kami memaksimalkan ide padahal tidak segala mengambil cerita perihal Gunung Tidar tapi bagaimana cerita film ini relate sama kehidupan kini seperti pesugihan dan kelenik,” urainya.

Tayang 6 Juni 2024
Selain Masayu Anastasia, film ini dibintangi Giselma Firmansyah, Wafda Saifan, Bedu, Wanda Hamidah, Badriah Afif, dan bintang dari Malaysia seperti MK K-Clique. Produser Armani Media, Datuk KK Chua optimistis Paku Tanah Jawa bakal disambut hangat penonton.

“Seharusnya film ini tayang awal 2024, tapi sebab satu dan lain hal baru dapat edar di bioskop Juni 2024. Aku harap film ini disukai penonton di Indonesia sebab ceritanya menarik dan akting para pemainnya apik,” Datuk KK Chua menjelaskan.