Pelaku Serial Killer Dunia, Ada Kisahnya Menjadi Serial TV di Netflix
3 mins read

Pelaku Serial Killer Dunia, Ada Kisahnya Menjadi Serial TV di Netflix

Sebenarnya, pembunuh berantai atau serial killer adalah seseorang yang membunuh setidaknya dua orang dalam momen terpisah pada yang berbeda. Selain itu, pembunuhan berantai tidak diformalkan oleh kode hukum apa pun, khususnya dalam masalah pembunuhan bersama dengan cara yang mengerikan.

Berikut adalah daftar nama pelaku serial killer atau pembunuh berantai yang pernah dikenal dunia.

1. Ted Bundy

Melansir nydailynews, Ted Bundy adalah tidak benar satu pemerkosa dan pembunuh berantai paling populer dari akhir abad ke-20. Ia dikenal luas dikarenakan penampilan, kecerdasan, dan pesonanya yang “menarik”. Bundy menyukai perhatian yang diberikan oleh pembunuhannya dan banyak orang di Amerika Serikat (AS) bersama dengan puas hati memberinya perhatian itu. AS anggota barat adalah area perburuannya dari Washington dan Oregon hingga ke Utah dan Colorado. Saat eksekusi, Bundy mengaku membunuh 30 wanita, kendati para pakar yakin ia kemungkinan telah membunuh lebih dari 100 orang.

Penangkapan paling akhir Bundy dan akibatnya menarik perhatian bangsa. Akhirnya, Bundy dieksekusi bersama dengan kursi listrik pada 24 Januari 1989. Kisahnya pun dijadikan serial oleh Netflix berjudul Conversations with a Killer: Ted Bundy Tapes.

2. H.H. Holmes

Pembunuh berantai asal Chicago, H.H. Holmes adalah seorang apoteker yang merubah hotel menjadi kastil penyiksaan. Menjelang pameran dunia pada 1893, Holmes pindah ke Chicago dan menjadi melengkapi hotel berlantai tiga bersama dengan segala macam alat jahat, terhitung saluran gas, lorong rahasia, lorong ke jalan buntu, dan bantalan kedap suara.

Pembunuhan yang ditunaikan Holmes bersama dengan manfaatkan alat jahat tersebut. Ia pernah membakar mayat di tungku gedung, menjual kerangka ke sekolah kedokteran, dan menjalankan penipuan asuransi jiwa. Secara keseluruhan, ia jalankan lebih dari 30 pembunuhan yang ditemukan cuma sehabis seorang kawan scammer menyerahkan mayat selanjutnya dikarenakan gagal meraih kesepakatan keuangan bersama dengan Holmes. Akhirnya, pada 1896, ia dijatuhi hukuman gantung.

Baca juga:

Sinopsis & Review Film Qodrat, Horor Eksorsime Asli Indonesia

Sinopsis Film Jepang 2011: Himizu

3. Jack the Ripper

Aksi pembunuhan Jack the Ripper muncul di distrik Whitechapel London pada 1888. Ia diketahui membunuh lima wanita yang sepenuhnya adalah pelacur dan memutilasi mayat mereka. Polisi menduga pembunuhnya adalah seorang pakar bedah, tukang daging, atau seseorang yang pakar bersama dengan pisau bedah. Pembunuhan Jack ini diketahui penduduk dan polisi lantaran ia mengirimkan surat yang menguraikan tindakan tersebut. Meskipun banyak tersangka telah disebutkan sepanjang bertahun-tahun, namun pembunuhnya tidak pernah teridentifikasi.

4. Pedro Lopez

Pedro Lopez diketahui telah jalankan lebih dari 300 pembunuhan di Kolombia, Ekuador, dan Peru. Setidaknya, sepertiga korban dari pembunuhan itu adalah wanita suku suatu daerah. Setelah penangkapan Lopez pada 1980, polisi menemukan kuburan lebih dari 50 korban remajanya. Akhirnya, ia dihukum dikarenakan telah membunuh 110 gadis di Ekuador dan mengakui 240 pembunuhan ulang di Kolombia dan Peru. Lalu pada 1998, ia  dibebaskan pada 1998 dikarenakan berperilaku baik. Sejak itu, keberadaannya selamanya tidak diketahui.

5. Jeffrey Dahmer

Jeffrey Dahmer menjadi membunuh pada 1978 dikala ia baru berusia 18 tahun. Sampai pada 1991, ia lolos dari tindakan keji selanjutnya dan tidak ditangkap. Barulah sehabis itu, seorang calon korban melarikan diri dan membawa polisi ulang ke tempat tinggal Dahmer di Milwaukee, Wisconsin.

Di sana, beberapa detail mengerikan dari kehidupan pembunuhannya muncul melalui foto-foto tubuh yang dimutilasi dan bagian-bagian tubuh berserakan di apartemen, bahkan terkandung tong asam untuk melenyapkan korban. Secara keseluruhan, Dahmer membunuh 17 orang yang kebanyakan adalah pemuda kulit berwarna. Ia merintis hukuman penjara dua kali dan dibunuh oleh sesama narapidana pada 1994.