Sadis, Pemuda Tusuk Remaja hingga Tewas
2 mins read

Sadis, Pemuda Tusuk Remaja hingga Tewas

Personel Polres Pemalang menangkap seorang lelaki berinisial E (27) warga Bogor, Jawa Barat, yang melakukan penusukan menggunakan pisau dapur kepada korban berinisial MH (17), hingga korban meninggal dunia.

Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya melalui Kasat Reskrim AKP Andy Pradana Fendiarmo mengatakan, sebelum peristiwa penusukan tersebut, pelaku E dan korban MH sempat terlibat cekcok di sekitar Simpang Empat Sirandu, dekat Stadion Mochtar Pemalang.

“Setelah cekcok, pelaku pergi meninggalkan korban, lalu mendatangi tukang bakso,” katanya, Selasa (12/9/2023). Saat membeli bakso, tersangka meminjam pisau dapur pada tukang bakso dengan alasan untuk mengupas buah.

“Kemudian tersangka mendatangi korban yang sedang duduk judi bola online bersama teman-temannya, lalu menusuk korban pada dada sebelah kiri bagian depan menggunakan pisau tersebut,” dia mengungkapkan.

Diancam 15 Tahun Penjara

Sesaat setelah kejadian tersebut, korban langsung dibawa teman-temannya ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr M Ashari Pemalang. “Sesampainya di rumah sakit, tim medis menyatakan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata dia.

Setelah kejadian tersebut, kepolisian langsung menghubungi keluarga korban di Wiradesa, Pekalongan. “Jenazah korban telah kami serahkan pada pihak keluarga untuk dikebumikan di kampung halamannya,” ucap Andy.

Tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan petugas. Saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Pemalang kota. “Tersangka dijerat pasal 80 ayat 3 undang-undang tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang anak dan atau pasal 351 ayat 3 KUHP dan atau 338 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim.

Perkara cinta membuat warga Kota Pekanbaru, Riau, AS, tewas. Kasus pembunuhan ini tengah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru. Polisi menyebut pembunuhan ini diduga dilakukan oleh pria berinisial RH. Inisial tersebut merupakan orang terakhir yang ditemui korban dan sempat berselisih.

Baca Juga : Cemburu Pertemanan, Motif Pembunuhan Perempuan Di Apartemen

Kepala Polresta Pekanbaru Komisaris Besar Jefri Siagian melalui Kasat Reskrim Komisaris Berry Juana Putra SIK menjelaskan, korban tewas setelah ditusuk pelaku di Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru. “Motifnya asmara, pelaku masih dicari keberadaannya,” kata Berry, Jumat petang, 18 Agustus 2023.

Kejadian bermula ketika pelaku mendapat informasi mantan pacarnya punya kedekatan dengan korban. Pelaku cemburu karena mantan pacarnya itu tidak mau kembali lagi akibat keberadaan korban. Pelaku kemudian menghubungi korban dan mengajak bertemu di jalan tersebut. Korban mengajak temannya lalu bertemu pelaku dan terjadi keributan.

Pelaku mengajak korban menyelesaikan masalah ini dengan duel. Tawaran ini diterima korban lalu keduanya pergi ke sebuah tempat. Teman korban sempat melarang. Teman korban juga sempat menyusul ke lokasi duel itu tapi kehilangan jejak dalam perjalanan. Tak lama kemudian, temannya tadi melihat korban tergeletak di pinggir jalan. Kondisinya bersimbah darah lalu dibawa ke rumah sakit tapi tak tertolong lagi.